Rabu, 11 Oktober 2017

BAHAN DISKUSI KELAS PAI II

DISKUSI 1

MEMAHAMI DESAIN PEMBELAJARAN

Desain adalah proses untuk menentukan kondisi belajar. Proses desain sistem pembelajaran menghasilkan suatu rencana atau blueprint untuk mengarahkan pengembangan pembelajaran. Blueprint disebut pula prototipe, suatu versi fungsional dari satuan pembelajaran, biasanya masih dalam bentuk yang belum selesai, di mana efektivitas dan efisiensinya masih perlu diuji. Terdapat empat kawasan desain, yakni (1) desain sistem pembelajaran, (2) desain pesan, (3) desain strategi pembelajaran, (4) desain karakteristik peserta didik.
Desain Sistem Pembelajaran adalah prosedur yang terorganisir yang meliputi langkah-langkah penganalisaan, perancangan, pengembangan, pengaplikasian dan penilaian pembelajaran. Desain pesan dalam hal ini merupakan perencanaan untuk memanipulasi bentuk fisik pesan yang mencakup pesan, belajar dan pembelajaran, media, dan desain pesan itu sendiri. Desain strategi pembelajaran adalah spesifikasi untuk menyeleksi serta mengurutkan peristiwa belajar atau kegiatan dalam suatu pelajaran. Desain karakteristik peserta didik segi-segi latar belakang pengalaman peserta didik yang berpengaruh terhadap efektivitas proses belajarnya.
Pembelajaran dipahami sebagai upaya yang disengaja untuk mengelola kejadian atau peristiwa belajar dalam menfasilitasi peserta didik sehingga memperoleh tujuan yang dipelajari. Jadi, desain pembelajaran berhubungan dengan memahami, memperbaiki, dan menerapkan metode pembelajaran. Desain pembelajaran juga berarti lebih dari menciptakan pembelajaran secara harfiah. Dengan demikian, definisi desain pembelajaran dapat didekati dari berbagai perspektif, yakni (1) sebagai suatu proses, (2) sebagai  suatu disiplin, (3) ilmu pengetahuan, (4) sebagai realitas.
Desain pembelajaran diperlukan agar pembelajaran yang dilakukan dapat mencapai efektifitas dan efisiensi. Bukan pembelajaran yang mengandalkan metode ceramah yang sering tidak terkontrol dan terkadang “ngawur” tanpa arah yang jelas.  Efektif berarti melakukan sesuatu dengan benar (doing the things right) dan efisien berarti melaksanakan sesuatu yang benar (doing the right things).

Karakteristik desain pembelajaran adalah  (1) berpusat pada peserta didik, (2) berorientasi tujuan, (3) terfokus pada pengembangan atau perbaikan kinerja peserta didik, (4) mengarahkan hasil yang dapat diukur melalui cara yang valid dan dapat dipercaya, (5) bersifat empiris, berulang, dan dapat dikoreksi sendiri,  (6) upaya bersama dalam tim. 

PERTANYAAN

a.    Mengapa desain pembelajaran itu penting untuk dipelajari?
B.  Apa makna ungkapan Jhon Dewey berikut ini bagi Anda?
“Yang perlu dipelajari itu adalah anak, bukan mata pelajaran yang menentukan kualitas dan kuantitas belajar.”



FORUM DISKUSI ONLINE



DISKUSIKAN TOPIK-TOPIK YANG TELAH DIBERIKAN. PERHATIKAN ARAH PERTANYAAN AGAR DAPAT MENJAWAB SECARA PERINCI DAN SISTEMATIS!


BAHAN DISKUSI KELAS PAI I




DISKUSI 2


DISKUSI 3


DISKUSI 4


DISKUSI 5 


DISKUSI 6



BAHAN DISKUSI KELAS PA  II




DISKUSI 2


DISKUSI 3


DISKUSI 4


DISKUSI 5 


DISKUSI 6


BAHAN DISKUSI KELAS PAI I

 DISKUSI 1

MEMAHAMI DESAIN PEMBELAJARAN

Desain adalah proses untuk menentukan kondisi belajar. Proses desain sistem pembelajaran menghasilkan suatu rencana atau blueprint untuk mengarahkan pengembangan pembelajaran. Blueprint disebut pula prototipe, suatu versi fungsional dari satuan pembelajaran, biasanya masih dalam bentuk yang belum selesai, di mana efektivitas dan efisiensinya masih perlu diuji. Terdapat empat kawasan desain, yakni (1) desain sistem pembelajaran, (2) desain pesan, (3) desain strategi pembelajaran, (4) desain karakteristik peserta didik.
Desain Sistem Pembelajaran adalah prosedur yang terorganisir yang meliputi langkah-langkah penganalisaan, perancangan, pengembangan, pengaplikasian dan penilaian pembelajaran. Desain pesan dalam hal ini merupakan perencanaan untuk memanipulasi bentuk fisik pesan yang mencakup pesan, belajar dan pembelajaran, media, dan desain pesan itu sendiri. Desain strategi pembelajaran adalah spesifikasi untuk menyeleksi serta mengurutkan peristiwa belajar atau kegiatan dalam suatu pelajaran. Desain karakteristik peserta didik segi-segi latar belakang pengalaman peserta didik yang berpengaruh terhadap efektivitas proses belajarnya.
Pembelajaran dipahami sebagai upaya yang disengaja untuk mengelola kejadian atau peristiwa belajar dalam menfasilitasi peserta didik sehingga memperoleh tujuan yang dipelajari. Jadi, desain pembelajaran berhubungan dengan memahami, memperbaiki, dan menerapkan metode pembelajaran. Desain pembelajaran juga berarti lebih dari menciptakan pembelajaran secara harfiah. Dengan demikian, definisi desain pembelajaran dapat didekati dari berbagai perspektif, yakni (1) sebagai suatu proses, (2) sebagai  suatu disiplin, (3) ilmu pengetahuan, (4) sebagai realitas.
Desain pembelajaran diperlukan agar pembelajaran yang dilakukan dapat mencapai efektifitas dan efisiensi. Bukan pembelajaran yang mengandalkan metode ceramah yang sering tidak terkontrol dan terkadang “ngawur” tanpa arah yang jelas.  Efektif berarti melakukan sesuatu dengan benar (doing the things right) dan efisien berarti melaksanakan sesuatu yang benar (doing the right things).

Karakteristik desain pembelajaran adalah  (1) berpusat pada peserta didik, (2) berorientasi tujuan, (3) terfokus pada pengembangan atau perbaikan kinerja peserta didik, (4) mengarahkan hasil yang dapat diukur melalui cara yang valid dan dapat dipercaya, (5) bersifat empiris, berulang, dan dapat dikoreksi sendiri,  (6) upaya bersama dalam tim. 

PERTANYAAN

a.    Mengapa desain pembelajaran itu penting untuk dipelajari?
B.  Apa makna ungkapan Jhon Dewey berikut ini bagi Anda?
“Yang perlu dipelajari itu adalah anak, bukan mata pelajaran yang menentukan kualitas dan kuantitas belajar.”


 

Sample text

Sample Text

Sample Text