Sabtu, 01 Oktober 2016

KONTRAK PERKULIAHAN

KONTRAK PERKULIAHAN

A.   INFORMASI UMUM

Nama Mata Kuliah                       : Desain/Perencanaan Pembelajaran
Kode Mata Kuliah                        :  -
Dosen Pembimbing                     : Dr. Muhammad Yaumi, M.Hum.M.A.
                                                       Dr. Safei, M.Si.
Program/Semester                      : S2/ I
Hari/Jam Pertemuan                   :
Tempat Pertemuan                      :
Situs                                             : http://kuliahdesainpembelajaran.blogspot.co.id/

B.   DESKRIPSI MATA KULIAH

Mata kuliah Desain dan Strategi pembelajaran adalah suatu mata kuliah pada program Magister (S2) program studi Pendidikan dan Keguruan pada program Pascasarjana UIN Alauddin makassar yang didesain untuk mengembangkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan peserta didik dalam mendesain dan mengembangkan pembelajaran. Mata Kuliah ini diarahkan untuk memberikan gambaran umum dan khusus tentang teori, model, pendekatan, pengembangan dan aplikasi desain pembelajaran. 

C.   TUJUAN MATA KULIAH

Secara umum mata kuliah ini bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik memahami lebih mendalam tentang teori-teori, model desain dan strategi pembelajaran, prinsip-prinsip desain, proses desain, strategi pembelajaran aktif dan interaktif. Selain itu, peserta didik juga diharapkan dapat mengaplikasikan desain pembelajaran dan mengembangkan strategi sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik.  Secara khusus, mata kuliah ini bertujuan agar peserta didik dapat:
1.    Mendefinisikan desain sistem dan strategi pembelajaran ditinjau dari berbagai perspektif.
2.    Mendeskripsikan dan menguraikan teori dan model-model desain serta strategi pembelajaran.
3.    Menguraikan prinsip-prinsip dan aspek-aspek desain pembelajaran yang mencakup tujuan, analisis pembelajaran, konteks dan peserta didik, instrumen penilaian, strategi, materi, dan evaluasi formatif dan sumatif pembelajaran.
4.    Mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran dan merumuskan tujuan pembelajaran
5.    Menganalisis pembelajaran dan mengidentifikasi prilaku dan karakteristik awal peserta didik
6.    Merumuskan tujuan instruksional khusus dan merumuskan tes acuan patokan
7.    Mengembangkan strategi-strategi pembelajaran aktif, efektif, dan interaktif sesuai dengan karakteristik peserta didik.
8.    Mengembangkan bahan ajar dengan memperhatikan ketersediaan berbagai sumber yang sesuai
9.    Menyusun desain dan melaksanakan evaluasi pembelajaran.

D.   INDIKATOR DAN KOMPONEN EVALUASI

Nilai akhir mahasiswa dalam mata kuliah ini adalah jumlah total skor (100%) yang diperoleh melalui berbagai aktivitas perkuliahan selama satu semester yang mencapai angka keseluruhan 200, dengan uraian sebagai berikut:
1.    Partisipasi Umum/ Kehadiran            40  (20%)       
2.    Kuis Harian dan Diskusi Kelompok   50  (25%)
3.    Mid-term                                            50  (25%)
4.    Projek Akhir (final Project)                 60  (30%).

DESKRIPSI AKTIVITAS PERKULIAHAN

AKTIVITAS

DESKRIPSI
SKOR



Partisipasi Umum/Kehadiran
Partisipasi amat sangat penting dalam menunjang kesuksesan anda baik dalam memberi tanggapan, refleksi, dan saran konstruktif dalam proses pembelajaran. Anda dilibatkan dalam menyediakan berbagai sumber tambahan baik yang diperoleh secara manual-tradisional maupun yang diakses secara online.  Sumber-sumber tersebut kemudian disharing di dalam ruang kelas untuk memperkaya khazanah kajian pada setiap pertemuan.





40









Kuis Harian dan
Diskusi Kelompok
Setiap pertemuan (kecuali pertemuan pertama) diawali dengan kuis yang berlangsung selama 5-10 menit yang diangkat dari hasil pembahasan sebelumnya. Misalnya, hari pertama perkuliahan membahas “Definisi Desain Pembelajaran Ditinjau dari Berbagai Perspektif,” maka pada pertemuan kedua, dosen memberikan kuis seputar pembahasan yang lalu sebelum dilanjutkan dengan diskusi kelompok. Dalam diskusi kelompok mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil yang terdiri atas 3-6 orang. Setiap kelompok yang bertugas pada hari itu, menyajikan hasil pendalaman materi yang diberikan oleh dosen sebelumnya dan memaparkan berdasarkan hasil bacaan dan temuan mereka di lapangan. Diskusi tersebut akan berlangsung selama 10-20 menit sebelum dosen mempresentasikan materi berikutnya.








50





Mid-term
Ujian mid-semester sangat penting untuk mengukur kemampuan peserta didik dengan menggunakan level pertama dan kedua dari empat tingkat evaluasi Kirkpatrick (reaksi dan pemahaman) makasiswa tentang teori, konsep, dan berbagai praktek terbaik  desain dan strategi pembelajaran. Di samping itu, ujian tengah semester merupakan batu loncatan untuk mengembangkan projek akhir yang syarat dengan praktek untuk mengimplementasikan berbagai teori.





50





Projek Akhir
(Final Project)
Target akhir dari mata kuliah ini adalah menghasilkan produk desain dan strategi  pembelajaran yang dirancang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi riil di mana mahasiswa bertugas. Produk ini penting dihasilkan agar mahasiswa terbiasa mendesain berbagai model pembelajaran yang dibutuhkan sebelum lebih jauh melaksanakan pembelajaran. Oleh karena itu,  model desain pem-belajaran yang dijadikan acuan adalah model Dick and Carey dengan modifikasi Suparman. Untuk menilai produk yang dihasilkan mahasiswa, digunakan level tiga dan empat Kirkpatrick (prilaku dan hasil).





60


 

E.  TOPIK INTI

1.    Desain Pembelajaran: Apa, Mengapa, dan Bagaimana.
2.    Landasan Psikologi Desain Pembelajaran.
3.    Model-model Desain dan Pengembangan Pembelajaran.
4.    Mengidentifikasi Kebutuhan Pembelajaran.
5.    Menganalisis Pembelajaran.
6.    Menganalisis Karakteristik Peserta Didik.
7.    Merumuskan Tujuan Pembelajaran (Kompetensi dan Indikator).
8.    Menganalisis Tugas Pembelajaran
9.    Mengembangkan Instrumen Penilaian.
10.  Mengembangkan Strategi Pembelajaran.
11.  Mengembangkan Bahan Pembelajaran.
12.   Melakukan Evaluasi Formatif dalam Pembelajaran
13.   Melakukan Evaluasi Sumatif dalam Pembelajaran
14.  Pengembangan Instrumen Tes dalam Pembelajaran
15.  Pengembangan Instrumen Non-tes dalam Pembelajaran
16.   Implementasi Pembelajaran
17.  Pengelolaan Projek Desain Pembelajaran.
18.  Kecenderungan dan isu-isu dalam desain pembelajaran


F. DAFTAR PUSTAKA


Dick, Walter, Carey, Lou, dan Carey, James O. The Systematic Design of Instruction, Sixth Edition. New York: Pearson. 2009.

Gagne, Robert M., Wager, Walter W., Golas, Katharine C., dan Keller, John M. Principles of Instructional Design. New York: Thomson Learning Inc. 2005.

Kemp dkk. Designing Effective Instruction. New Jersey: Wiley. 2013.

Kirkpatrick, Donald L. dan Kirkpatrick, James D. Implementing the Four-Levels: A Practical Guide for Effective Evaluation of Training Programs. San Francisco, California: Berrett-Koehler Publishers, Inc. 2007.

Pribadi A., Benny. Model Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Dian Rakyat. 2010

Reigeluth, Charles M. dan Carr-Chellman, Alison A.  Instructional-Design Theories and Models Volume III: Building a Common Knowledge Base. New York: Routledge. 2009.

Reiser, Robert A. Dan Dempsey. Trends and Issues in Instructional Design and Technology. New York: Pearson. 2012.

Rothwell, William J dan Kazanas, H.C.  Mastering the Instructional Design Process. San Francisco: Pfeiffer. 2004.

Suparman, M. Atwi. Desain Instruksional. Jakarta: Universitas Terbuka. 2010.

Yaumi, Muhammad. Pembelajaran Berbasis Multiple Intelligences. Makassar: Alauddin Press. 2011.

_______________.  Instructional Package 1. Cedar Falls: UNI.2005.


_______________. Paket Pembelajaran 2. Jakarta: Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta. 2009.

Yaumi, Muhammad. Prinsip-Prinsip Desain Pembelajaran: Disesuaikan dengan Kurikulum 2016. Jakarta: Prenada media Group. 2016.

Zaini, Hisyam dkk. Desain Pembelajaran di Perguruan Tinggi. Yogyakarta: CTSD. 2002.





BUKU-BUKU REFERENSI UTAMA












2 komentar:


  1. Materi “Memahami Desain Pembelajaran” merupakan materi yang dilatar belakangi oleh pemikiran bahwa suatu pembelajaran yang tidak didesain secara sistematis tidak dapat memperoleh hasil yang maksimal. Sebaliknya, pelaksanaan pembelajaran sangat bergantung pada sejauhmana pembelajaran itu didesain atau direncanakan.
    Buku “Prinsip-Prinsip Desai Pembelajaran” karangan Dr. Muhammad Yaumi, M.Hum., MA menempatkan materi “Memahami Desain Pembelajaran” pada Bab I halaman 1 sampai 23. Bab ini mudah dibaca dan dapat dipahami secara jelas, karena menuntun kita terhadap 6 hal, yaitu: (1) tujuan pembelajaran yang ingin dicapai setelah membaca bahan pembelajaran ini; (2) kerangka konseptual; (3) materi; (4) rangkuman; (5) latihan dan evaluasi dalam bentuk tes formatif; dan (6) referensi.
    Bab ini memiliki keunikan tersendiri, hal ini tergambar melalui 6 hal di atas. Artinya tidak semua pengarang buku atau pembuat bahan pembelajaran memiliki pola penulisan seperti ini.
    Berdasarkan keunikan/keistimewaan Bab I Memahami Desain Pembelajaran, maka kami sebagai pembaca memiliki pengetahuan konseptual dengan pertanyaan dasar sebagai berikut:
    1. Mengapa harus ada desain pembelajaran?
    2. Apa desain pembelajaran itu?
    3. Bagaimana karakteristik desain pembelajaran yang efektif dan efisien?
    Pertanyaan ini terbangun setelah membaca bab ini dan jawabannya dapat dideskripsikan sebagai berikut:
    Desain pembelajaran harus ada, didasari sebuah pemikiran bahwa suatu pembelajaran yang tidak didesain secara sistematis tidak dapat memperoleh hasil yang maksimal. Sebaliknya, pelaksanaan pembelajaran sangat bergantung pada sejauhmana pembelajaran itu didesain atau direncanakan. Pembelajaran tanpa bermodalkan RPP, silabus, kontrak perkuliahan, sumber belajar yang memadai mengakibatkan pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode langsung (direct method). Dampaknya ceramah yang tidak terkontrol, materi ngawur, dan waktu yang tidak efisien.
    Desain pembelajaran, berdasarkan pengertiannya ditekankan pada proses dan kondisi belajar, serta hasil suatu proses desain. Proses dan kondisi belajar, desain diartikan sebagai proses untuk menentukan kondisi belajar sehingga ruang lingkupnya mencakup sumber belajar atau komponen sistem, lingkungan, aktivitas. Sebagai hasil suatu proses desain maka desain pembelajaran merupakan suatu proses desain sistem pembelajaran yang menghasilkan suatu rencana atau blueprint atau prototype untuk mengarahkan pengembangan pembelajaran. Ada 4 kawasan desain, yakni: (1) desain sistem pembelajaran; (2) desain pesan; (3) desain strategi pembelajaran; dan (4) desain karakteristik peserta didik.
    Karakteristik desain pembelajaran meliputi 6 hal, yaitu: (1) berpusat pada peserta didik; (2) berorientasi tujuan; (3) fokus pada pengembangan atau perbaikan kinerja peserta didik; (4) mengarahkan hasil yang dapat diukur melalui cara yang valid dan dapat dipercaya; (5) bersifat empiris, berulang, dan dapat dikoreksi sendiri; dan (6) upaya bersama dengan tim.
    Wallahu a’lam bi al-sawab.
    Bahraeni Usman.



    BalasHapus
  2. بسم الله الرّحمن الرّحيم
    أسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
    Desain pembelajaran menurut hemat pembaca (saya) merupakan salah satu tindakan yang sangat berperan penting dalam proses pembelajaran yang akan dilaksanakan oleh seorang guru untuk mencapai tujuan tertentu. Karena sebagaimana yang tertulis dalam buku prinsip-prinsip desain pembelajaran yang di tulis oleh Dr. Muhammad Yaumi, M.Hum., M.A. bahwa suatu pembelajaran yang tidak didesain secara sistematis tidak dapat memperoleh hasil yang maksimal, dan juga didalam mendesaian pembelajaran bukanlah suatu pekerjaan yang dilakukan secara tiba tiba, dan bukan pula suatu perencanaan tanpa prosedur sistematis melainkan merujuk kepada model model desain yang memiliki karakteristik yang jelas. Hal ini diklasifikasikan menjadi 6 : (1) student centered (2)goal oriented (3)focuses on meaningful performance (4) assumes outcomes can be measured in a reliable and valid way (5)empirical, iteratif, and self correction (6) a team effort.
    Kalau dikaitkan dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen :Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik padapendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. (Pasal 1 ayat 1), dan juga Guru profesional harus memiliki 4 (empat ) kompetensi , yaitu : kompetensi pedagogik, kognitif ,personality dan social . Sebagaimana disebutkan dalam UU No.14 tahun 2005 pasal 10 ayat 1 tentang guru dan dosen. Maka dari beberapa kompetensi tersebut seorang guru harus mampu dalam mengelola proses pembelajaran peserta peserta didik dalam hal ini juga tentunya guru harus mampu memahami dan mempelajari dengan baik tentang prinsip-prinsip desain pembelajaran agar terhindar dari menggunakan metode langsung yang terkadang ngawur tanpa alasan yang jelas.

    By ZULPADLI

    BalasHapus

 

Sample text

Sample Text

Sample Text