KONTRAK PERKULIAHAN
A. INFORMASI UMUM
Nama Mata Kuliah : Desain/Perencanaan
Pembelajaran
Kode Mata Kuliah : -
Dosen Pembimbing : Dr. Muhammad Yaumi, M.Hum.M.A.
Dr. Safei, M.Si.
Program/Semester : S2/ I
Hari/Jam Pertemuan :
Tempat Pertemuan :
B. DESKRIPSI
MATA KULIAH
Mata kuliah Desain dan Strategi
pembelajaran adalah suatu mata kuliah pada program Magister (S2) program studi
Pendidikan dan Keguruan pada program Pascasarjana UIN Alauddin makassar yang
didesain untuk mengembangkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan peserta
didik dalam mendesain dan mengembangkan pembelajaran. Mata Kuliah ini diarahkan
untuk memberikan gambaran umum dan khusus tentang teori, model, pendekatan,
pengembangan dan aplikasi desain pembelajaran.
C. TUJUAN MATA KULIAH
Secara umum mata kuliah ini bertujuan
untuk mempersiapkan peserta didik memahami lebih mendalam tentang teori-teori,
model desain dan strategi pembelajaran, prinsip-prinsip desain, proses desain,
strategi pembelajaran aktif dan interaktif. Selain itu, peserta didik juga
diharapkan dapat mengaplikasikan desain pembelajaran dan mengembangkan strategi
sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Secara khusus, mata kuliah ini bertujuan agar
peserta didik dapat:
1.
Mendefinisikan desain sistem dan strategi
pembelajaran ditinjau dari berbagai perspektif.
2.
Mendeskripsikan dan menguraikan teori
dan model-model desain serta strategi pembelajaran.
3.
Menguraikan prinsip-prinsip dan
aspek-aspek desain pembelajaran yang mencakup tujuan, analisis pembelajaran,
konteks dan peserta didik, instrumen penilaian, strategi, materi, dan evaluasi
formatif dan sumatif pembelajaran.
4.
Mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran
dan merumuskan tujuan pembelajaran
5.
Menganalisis pembelajaran dan mengidentifikasi
prilaku dan karakteristik awal peserta didik
6.
Merumuskan tujuan instruksional khusus
dan merumuskan tes acuan patokan
7.
Mengembangkan strategi-strategi
pembelajaran aktif, efektif, dan interaktif sesuai dengan karakteristik peserta
didik.
8.
Mengembangkan bahan ajar dengan
memperhatikan ketersediaan berbagai sumber yang sesuai
9.
Menyusun desain dan melaksanakan
evaluasi pembelajaran.
D. INDIKATOR
DAN KOMPONEN EVALUASI
Nilai akhir mahasiswa dalam mata
kuliah ini adalah jumlah total skor (100%) yang diperoleh melalui berbagai
aktivitas perkuliahan selama satu semester yang mencapai angka keseluruhan 200,
dengan uraian sebagai berikut:
1.
Partisipasi Umum/ Kehadiran 40
(20%)
2.
Kuis Harian dan Diskusi Kelompok 50 (25%)
3.
Mid-term 50 (25%)
4.
Projek Akhir (final Project) 60 (30%).
DESKRIPSI AKTIVITAS PERKULIAHAN
AKTIVITAS
|
DESKRIPSI
|
SKOR
|
Partisipasi
Umum/Kehadiran
|
Partisipasi amat sangat penting dalam menunjang
kesuksesan anda baik dalam memberi tanggapan, refleksi, dan saran konstruktif
dalam proses pembelajaran. Anda dilibatkan dalam menyediakan berbagai sumber
tambahan baik yang diperoleh secara manual-tradisional maupun yang diakses
secara online. Sumber-sumber tersebut kemudian disharing di dalam ruang kelas untuk
memperkaya khazanah kajian pada setiap pertemuan.
|
40
|
Kuis Harian
dan
Diskusi
Kelompok
|
Setiap pertemuan (kecuali pertemuan pertama) diawali
dengan kuis yang berlangsung selama 5-10 menit yang diangkat dari hasil
pembahasan sebelumnya. Misalnya, hari pertama perkuliahan membahas “Definisi
Desain Pembelajaran Ditinjau dari Berbagai Perspektif,” maka pada
pertemuan kedua, dosen memberikan kuis seputar pembahasan yang lalu sebelum
dilanjutkan dengan diskusi kelompok. Dalam diskusi kelompok mahasiswa dibagi
ke dalam beberapa kelompok kecil yang terdiri atas 3-6 orang. Setiap kelompok
yang bertugas pada hari itu, menyajikan hasil pendalaman materi yang
diberikan oleh dosen sebelumnya dan memaparkan berdasarkan hasil bacaan dan
temuan mereka di lapangan. Diskusi tersebut akan berlangsung selama 10-20
menit sebelum dosen mempresentasikan materi berikutnya.
|
50
|
Mid-term
|
Ujian mid-semester sangat penting untuk mengukur
kemampuan peserta didik dengan menggunakan level pertama dan kedua dari empat
tingkat evaluasi Kirkpatrick (reaksi dan pemahaman) makasiswa
tentang teori, konsep, dan berbagai praktek terbaik desain dan strategi pembelajaran. Di
samping itu, ujian tengah semester merupakan batu loncatan untuk
mengembangkan projek akhir yang syarat dengan praktek untuk
mengimplementasikan berbagai teori.
|
50
|
Projek Akhir
(Final
Project)
|
Target akhir dari mata kuliah ini adalah menghasilkan produk
desain dan strategi pembelajaran yang
dirancang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi riil di mana mahasiswa
bertugas. Produk ini penting dihasilkan agar mahasiswa terbiasa mendesain
berbagai model pembelajaran yang dibutuhkan sebelum lebih jauh melaksanakan
pembelajaran. Oleh karena itu, model
desain pem-belajaran yang dijadikan acuan adalah model Dick and Carey dengan
modifikasi Suparman. Untuk menilai produk yang dihasilkan mahasiswa,
digunakan level tiga dan empat Kirkpatrick (prilaku dan hasil).
|
60
|
E. TOPIK
INTI
1. Desain Pembelajaran: Apa, Mengapa, dan Bagaimana.
2. Landasan Psikologi Desain Pembelajaran.
3. Model-model Desain dan Pengembangan
Pembelajaran.
4. Mengidentifikasi Kebutuhan Pembelajaran.
5. Menganalisis Pembelajaran.
6. Menganalisis Karakteristik Peserta Didik.
7. Merumuskan Tujuan Pembelajaran (Kompetensi
dan Indikator).
8. Menganalisis Tugas Pembelajaran
9. Mengembangkan Instrumen Penilaian.
10. Mengembangkan Strategi Pembelajaran.
11. Mengembangkan Bahan Pembelajaran.
12. Melakukan Evaluasi Formatif dalam Pembelajaran
13. Melakukan Evaluasi Sumatif dalam Pembelajaran
14. Pengembangan Instrumen Tes dalam Pembelajaran
15. Pengembangan Instrumen Non-tes dalam
Pembelajaran
16. Implementasi Pembelajaran
17. Pengelolaan Projek Desain Pembelajaran.
18. Kecenderungan dan isu-isu dalam desain
pembelajaran
F. DAFTAR PUSTAKA
Dick,
Walter, Carey, Lou, dan Carey, James O. The Systematic Design of Instruction,
Sixth Edition. New York: Pearson. 2009.
Gagne, Robert M., Wager, Walter W., Golas, Katharine C.,
dan Keller, John M. Principles of
Instructional Design. New York: Thomson Learning Inc. 2005.
Kemp dkk. Designing Effective Instruction. New
Jersey: Wiley. 2013.
Kirkpatrick,
Donald L. dan Kirkpatrick, James D. Implementing the Four-Levels: A Practical Guide for Effective
Evaluation of Training Programs. San Francisco, California: Berrett-Koehler
Publishers, Inc. 2007.
Pribadi A., Benny. Model Desain Sistem Pembelajaran.
Jakarta: Dian Rakyat. 2010
Reigeluth, Charles M. dan Carr-Chellman, Alison A. Instructional-Design
Theories and Models Volume III: Building a Common Knowledge Base. New York:
Routledge. 2009.
Reiser, Robert A. Dan Dempsey.
Trends and Issues in Instructional Design and Technology. New York: Pearson.
2012.
Rothwell, William J dan Kazanas, H.C. Mastering
the Instructional Design Process. San Francisco: Pfeiffer. 2004.
Suparman, M.
Atwi. Desain Instruksional. Jakarta:
Universitas Terbuka. 2010.
Yaumi,
Muhammad. Pembelajaran Berbasis Multiple Intelligences. Makassar: Alauddin
Press. 2011.
_______________. Instructional
Package 1. Cedar Falls: UNI.2005.
_______________.
Paket Pembelajaran 2. Jakarta: Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta. 2009.
Yaumi,
Muhammad. Prinsip-Prinsip Desain Pembelajaran: Disesuaikan dengan Kurikulum 2016.
Jakarta: Prenada media Group. 2016.
Zaini,
Hisyam dkk. Desain Pembelajaran di
Perguruan Tinggi. Yogyakarta: CTSD. 2002.
BUKU-BUKU REFERENSI UTAMA
BalasHapusMateri “Memahami Desain Pembelajaran” merupakan materi yang dilatar belakangi oleh pemikiran bahwa suatu pembelajaran yang tidak didesain secara sistematis tidak dapat memperoleh hasil yang maksimal. Sebaliknya, pelaksanaan pembelajaran sangat bergantung pada sejauhmana pembelajaran itu didesain atau direncanakan.
Buku “Prinsip-Prinsip Desai Pembelajaran” karangan Dr. Muhammad Yaumi, M.Hum., MA menempatkan materi “Memahami Desain Pembelajaran” pada Bab I halaman 1 sampai 23. Bab ini mudah dibaca dan dapat dipahami secara jelas, karena menuntun kita terhadap 6 hal, yaitu: (1) tujuan pembelajaran yang ingin dicapai setelah membaca bahan pembelajaran ini; (2) kerangka konseptual; (3) materi; (4) rangkuman; (5) latihan dan evaluasi dalam bentuk tes formatif; dan (6) referensi.
Bab ini memiliki keunikan tersendiri, hal ini tergambar melalui 6 hal di atas. Artinya tidak semua pengarang buku atau pembuat bahan pembelajaran memiliki pola penulisan seperti ini.
Berdasarkan keunikan/keistimewaan Bab I Memahami Desain Pembelajaran, maka kami sebagai pembaca memiliki pengetahuan konseptual dengan pertanyaan dasar sebagai berikut:
1. Mengapa harus ada desain pembelajaran?
2. Apa desain pembelajaran itu?
3. Bagaimana karakteristik desain pembelajaran yang efektif dan efisien?
Pertanyaan ini terbangun setelah membaca bab ini dan jawabannya dapat dideskripsikan sebagai berikut:
Desain pembelajaran harus ada, didasari sebuah pemikiran bahwa suatu pembelajaran yang tidak didesain secara sistematis tidak dapat memperoleh hasil yang maksimal. Sebaliknya, pelaksanaan pembelajaran sangat bergantung pada sejauhmana pembelajaran itu didesain atau direncanakan. Pembelajaran tanpa bermodalkan RPP, silabus, kontrak perkuliahan, sumber belajar yang memadai mengakibatkan pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode langsung (direct method). Dampaknya ceramah yang tidak terkontrol, materi ngawur, dan waktu yang tidak efisien.
Desain pembelajaran, berdasarkan pengertiannya ditekankan pada proses dan kondisi belajar, serta hasil suatu proses desain. Proses dan kondisi belajar, desain diartikan sebagai proses untuk menentukan kondisi belajar sehingga ruang lingkupnya mencakup sumber belajar atau komponen sistem, lingkungan, aktivitas. Sebagai hasil suatu proses desain maka desain pembelajaran merupakan suatu proses desain sistem pembelajaran yang menghasilkan suatu rencana atau blueprint atau prototype untuk mengarahkan pengembangan pembelajaran. Ada 4 kawasan desain, yakni: (1) desain sistem pembelajaran; (2) desain pesan; (3) desain strategi pembelajaran; dan (4) desain karakteristik peserta didik.
Karakteristik desain pembelajaran meliputi 6 hal, yaitu: (1) berpusat pada peserta didik; (2) berorientasi tujuan; (3) fokus pada pengembangan atau perbaikan kinerja peserta didik; (4) mengarahkan hasil yang dapat diukur melalui cara yang valid dan dapat dipercaya; (5) bersifat empiris, berulang, dan dapat dikoreksi sendiri; dan (6) upaya bersama dengan tim.
Wallahu a’lam bi al-sawab.
Bahraeni Usman.
بسم الله الرّحمن الرّحيم
BalasHapusأسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Desain pembelajaran menurut hemat pembaca (saya) merupakan salah satu tindakan yang sangat berperan penting dalam proses pembelajaran yang akan dilaksanakan oleh seorang guru untuk mencapai tujuan tertentu. Karena sebagaimana yang tertulis dalam buku prinsip-prinsip desain pembelajaran yang di tulis oleh Dr. Muhammad Yaumi, M.Hum., M.A. bahwa suatu pembelajaran yang tidak didesain secara sistematis tidak dapat memperoleh hasil yang maksimal, dan juga didalam mendesaian pembelajaran bukanlah suatu pekerjaan yang dilakukan secara tiba tiba, dan bukan pula suatu perencanaan tanpa prosedur sistematis melainkan merujuk kepada model model desain yang memiliki karakteristik yang jelas. Hal ini diklasifikasikan menjadi 6 : (1) student centered (2)goal oriented (3)focuses on meaningful performance (4) assumes outcomes can be measured in a reliable and valid way (5)empirical, iteratif, and self correction (6) a team effort.
Kalau dikaitkan dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen :Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik padapendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. (Pasal 1 ayat 1), dan juga Guru profesional harus memiliki 4 (empat ) kompetensi , yaitu : kompetensi pedagogik, kognitif ,personality dan social . Sebagaimana disebutkan dalam UU No.14 tahun 2005 pasal 10 ayat 1 tentang guru dan dosen. Maka dari beberapa kompetensi tersebut seorang guru harus mampu dalam mengelola proses pembelajaran peserta peserta didik dalam hal ini juga tentunya guru harus mampu memahami dan mempelajari dengan baik tentang prinsip-prinsip desain pembelajaran agar terhindar dari menggunakan metode langsung yang terkadang ngawur tanpa alasan yang jelas.
By ZULPADLI